Keren...! DSNG Satu-satunya Perusahaan Sawit Berbasis di Indonesia Masuk Peringkat Ke-7 Kinerja ESG Terbaik Global - SAWIT BEBAS

Kamis, 07 April 2022

Keren...! DSNG Satu-satunya Perusahaan Sawit Berbasis di Indonesia Masuk Peringkat Ke-7 Kinerja ESG Terbaik Global

Haisawit - PT. Dharma Satya Nusantara Tbk saat ini memiliki dua bisnis utama, yaitu Industri Kelapa Sawit dan Industri Produk Kayu dengan fokus untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam rangka untuk menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan melalui tata kelola yang baik dan menjaga tanggung jawab sosial dalam masyarakat.

Pada  awalnya, PT. Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)  bergerak di bidang industri perkayuan yang didirikan pada tanggal 29 September 1980 hingga mulai mengoperasikan pabrik perkayuan  pertama di Samarinda, Kalimantan Timur, yang memproduksi kayu  gergajian berkualitas untuk diekspor ke Jepang. 

Seiring dengan  perjalanan waktu, sektor perkebunan dan pabrik pengolahan kelapa sawit  merupakan segmen bisnis utama DSNG dalam beberapa  tahun terakhir. Pada tahun 2021, segmen kelapa sawit  memberikan kontribusi pendapatan di atas 80% dari total  pendapatan DSNG.

Sampai dengan akhir tahun 2021, DSNG telah memiliki  perkebunan dengan luas lahan tertanam sekitar 112,6 ribu  hektar, yang terdiri dari perkebunan inti yang mencapai 84,5 ribu  hektar dan plasma mencapai 28 ribu hektar. 

DSNG juga memiliki sepuluh pabrik kelapa sawit (PKS) dengan  kapasitas produksi total mencapai 570 ton/jam. Selain itu DSNG  juga memiliki kernel crushing plant yang mengolah Palm Kernel  menjadi Palm Kernel Oil (PKO) dengan kapasitas 400 ton/hari. 

Di industri kelapa sawit, produk yang dihasilkan adalah Crude  Palm Oil (CPO), Palm Kernel (PK) dan Palm Kernel Oil (PKO). CPO merupakan minyak yang dihasilkan dari pengolahan buah  bagian luar kelapa sawit mentah. Sedangkan PK merupakan  bagian dalam dari buah kelapa sawit. PKO merupakan minyak  yang dihasilkan dari kernel atau inti sawit.

DSNG menduduki peringkat ke-7 dari 100 perusahaan sawit global dalam daftar  ranking Sustainability Policy Transparency Toolkit (SPOTT) tahun 2021 yang  dikeluarkan Kamis, 18 November 2021 secara daring dari London.

DSNG mendapatkan skor 85,4, meningkat signifikan dari tahun 2020 dengan  skor 75,3 di peringkat 16. DSNG juga menjadi satu-satunya perusahaan  perkebunan kelapa sawit yang berbasis di indonesia dalam 10 besar ranking  SPOTT tersebut.

Peringkat SPOTT ini merupakan hasil kajian terhadap penerapan program  Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (Environment, Social & Governance atau  ESG) di 100 perusahaan global yang bergerak dalam bisnis perkebunan kelapa  sawit. 

Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, mengatakan masuknya DSNG dalam daftar 7 besar perusahaan sawit global dalam penilaian ESG tersebut menggambarkan keseriusan dan komitmen DSNG dalam mengungkapkan ESG-nya secara transparan sesuai dengan ekspektasi para pemangku kepentingan dan masyarakat sipil. 

“Hasil assessment independen yang dirilis oleh SPOTT ini makin memacu kami untuk serius dalam menjalankan praktek ESG yang berdampak baik di semua lini usaha, khususnya di industri kelapa sawit. Bagi kami, mengkomunikasikan praktek-praktek ESG yang efektif dan transparan bukan hanya sebuah kewajiban tapi juga menjadi prinsip dasar dari komunikasi bisnis kami,” kata Andrianto Oetomo seperti yang dilansir dari laman resmi DSNG (7/4).

SPOTT adalah inisiatif yang dikembangkan oleh Zoological Society of London (ZSL). SPOTT merupakan singkatan dari Sustainability Policy Transparency Toolkit, adalah sebuah platform online yang mendukung produksi dan perdagangan komoditas berkelanjutan. Dengan melacak transparansi, SPOTT memberi insentif pada penerapan praktik terbaik perusahaan.

Oh iya Sobat sawit, jika kamu tertarik bekerja di perusahaan ini, bisa lihat disini, Loker Sawit PT. Dharma Satya Nusantara Tbk. Atau bisa kunjungi website resminya untuk mendapatkan informasi terbaru, Disini.

SPOTT menilai produsen, perusahaan pengolah, dan pedagang komoditas atas pengungkapan publik mereka terkait organisasi, kebijakan, dan praktik mereka yang terkait dengan masalah lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). SPOTT menilai perusahaan kehutanan tropis, kelapa sawit dan karet alam setiap tahun terhadap lebih dari 100 indikator khusus sektor untuk mengukur kemajuan mereka dari waktu ke waktu.

Pekerja di Kebun Sawit PT. Dharma Satya Nusantara Tbk (Sumber Foto: dsn.co.id)

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments