Haisawit Medianet - Kinerja peralatan sebuah Pabrik Kelapa Sawit juga dapat diukur dengan menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE). Pengukuran OEE pada screw press dapat dilakukan melalui jamoperasional alat dan oil losses yang dihasilkan. Hasil pengukuran tersebutakan menunjukkan bagaimana efektivitas perawatan yang dilakukan padaalat tersebut.
Tujuan penelitian pada jurnal yang diangkat kali ini adalah untuk mengetahui kondisi kinerja alat screw press melalui pengukuran OEE serta mengetahui indikasi apa yangditunjukkan oleh kondisi kinerja tersebut.
OEE adalah metode pengukuran yang berfungsi untuk mengetahuiefektifitas penggunaan dan pemanfaatan mesin, peralatan, waktu sertamaterial dalam sebuah sistem produksi. OEE akan memperlihatkanperbedaan antara kinerja aktual dan ideal atau target yang harus dicapai.Paramater yang diukur meliputi rasio ketersediaan waktu operasional( availability ratio ), rasio kinerja ( performance ratio ) dan rasio kualitas( quality ratio ) pada mesin atau peralatan (Nakajima, 1988; Borris, 2006).
Jurnal salah satu sumber informasi penting yang pada umumnya berisi sejumlah referensi yang menjadi rujukan penulisan tiap artikel. Tulisan ini bertujuan untuk menjadi jalan rujukan bagi para mahasiswa, akademisi, dan siapapun yang mencari referensi jurnal dibidang kelapa sawit.
Kali ini Haisawit mengangkat Jurnal berbasis Kelapa Sawit dengan Judul "Pengukuran Kinerja Pemeliharaan Mesin Produksi Pabrik KelapaSawit Menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE)," ditulis oleh M. Hudori dosen Program Studi Manajemen Logistik Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi.
Abstrak pada jurnal ini, disebutkan bahwa kinerja peralatan sebuah PKS dapat diukur dengan menggunakan OEE. Pengukuran OEE pada screw press dapat dilakukan melalui jam operasional alatdan oil losses yang dihasilkan. Hasil pengukuran tersebut akan menunjukkan bagaimana efektivitas perawatan yang dilakukan pada alat tersebut.
Adapun tujuan penelitian pada jurnal ini adalah untuk mengetahui kondisi kinerja alat screw press melaluipengukuran OEE serta mengetahui indikasi apa yang ditunjukkan oleh kondisikinerja tersebut. Penelitian ini dilakukan di sebuah PKS yang berlokasi diProvinsi Kalimantan Selatan. Data yang digunakan adalah data yang berasal daridokumen perusahaan selama satu tahun.
Berdasarkan hasil pembahasan pada jurnal ini disimpulkan bahwa alat screw press yang digunakan di PKS mempunyai kondisi kinerja yang rendah. Hal ini terlihat dari nilai OEE yang diukur masih berada dibawah nilai standar world class company. Nilai OEE yang rendah tersebut mengindikasikan bahwa sistem perawatan yang diterapkan pada alat screw press selama ini kurang efektif. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis terhadappenyebab masalah tersebut agar bisa dilakukan perbaikan yang tepat sesuaidengan kebutuhannya.
Tertarik dengan Jurnal ini? Kamu bisa download disini, Download Jurnal: Pengukuran Kinerja Pemeliharaan Mesin Produksi Pabrik KelapaSawit Menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE).
