Haisawit - PT. Jhonlin Agro Raya (JAR) dirikan pabrik kelapa sawit (PKS) berkapasitas 60 ton per jam di Cantung, Kotabaru. Kehadiran pabrik ini diharapkan bisa menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 80 persen dari total tenaga kerja PT JAR.
PT JAR berada di bawah holding company PT. Eshan Agro Sentosa (EAS) subholding dari Jhonlin Group yang berkantor pusat di Tanah bumbu-Kalimantan Selatan.
Eshan Agro Sentosa bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit dan pengelolaan kelapa sawit. Adapun anak perusahaan dari Eshan Agro Sentosa adalah:
- PT. Agro Cipta Lestari
- PT. Batulicin Agro Sentosa
- PT. Kodeco Agrojaya Mandiri
- PT. Jhonlin Agro Lestari
- Jhonlin Agro Raya
- Multi sarana Agro Mandiri
- Pradiksi Gunatama dan
- Senabangun Aneka Pratiwi
Pembangunan pabrik sawit PT JAR ini untuk memenuhi kebutuhan bahan baku CPO dan mendukung program pemerintah dalam bidang industri energi terbarukan biodiesel. PKS Sungai Kamboyan Mill milik PT JAR ditargetkan selesai dalam waktu 16 bulan ke depan dengan nilai investasi sebesar Rp195 miliar. Direncanakan beroperasi bulan Juli tahun 2023.
Disebutkan Bambang Aria Wisena, Direktur Utama PT Eshan Agro Sentosa (EAS), PKS Sungai Kamboyan Mill ini merupakan pabrik ke 6 yang beroperasi di bawah EAS Group, subholding dari Jhonlin Group.
“Dengan adanya pabrik ini, akan memperkuat produktifitas kita, dan sebagai konsistensi Jhonlin Group sebagai induk usaha kami, dalam industri kelapa sawit terpadu, khususnya di bidang energi terbarukan biodiesel dengan menggunakan teknologi terbaru yang ramah lingkungan,” terang Bambang seperti yang dilansir di JhonlinMagz (8/4).
Ditambahkannya, “Kami berharap, pabrik ini nantinya akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di Kabupaten Kotabaru dan Kalimantan Selatan, menjadikan Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu sebagai salah satu pusat penghasil biodiesel di kawasan Indonesia bagian timur, serta mendukung program mandatory biodiesel oleh Presiden Jokowi. Dan kedepannya, semoga masyarakat di Indonesia bagian timur tidak lagi kesulitan dalam mendapatkan solar”.
Zafrinal Direktur PT JAR menegaskan, untuk tahun 2023 ditargetkan utilisasi mencapai 80 persen dari total 60 ton per jam dalam 4 bulan pertama di tahun 2023. “Oleh karena itu, kami akan membutuhkan serapan tenaga kerja lokal sebanyak 80 persen dari total tenaga kerja” terang Zafrinal.
Bupati Kabupaten Kotabaru Sayed Jafar punya harapan dengan adanya pabrik baru ini, selain akan menyerap tenaga kerja baru, industri kelapa sawit di Kabupaten Kotabaru dapat meningkatkan anggaran pendapatan daerah dan memberikan kontribusi kepada petani sawit yang dapat mendistribusikan hasil sawitnya di PKS PT JAR yang akan dibangun ini, sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat Kotabaru.
