Jurnal Sawit - Pengkuran Kinerja Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Sebagai Bahan Baku Pabrik Kelapa Sawit (PKS) - SAWIT BEBAS

Kamis, 14 Juli 2022

Jurnal Sawit - Pengkuran Kinerja Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Sebagai Bahan Baku Pabrik Kelapa Sawit (PKS)

Haisawit Medianet - Pabrik kelapa sawit (PKS) merupakan tempatpengolahan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yangtelah dipanen, yang akan mengolah TBS tersebutmenjadi minyak kelapa sawit atau  crude palm oil   (CPO)dan inti kelapa sawit atau  palm kernel   (PK). Padadasarnya, PKS hanya melakukan ekstraksi minyak daninti dari TBS kelapa sawit yang diolah, bukan membuatminyak dan inti tersebut. Oleh karena itu kualitasataupun kuantitas minyak dan inti yang dihasilkan padaproses pengolahan tersebut seharusnya bukan menjaditanggung jawab PKS karena kondisi tersebut sangatdipengaruhi oleh kualitas bahan baku yang diolah di PKS,yaitu TBS kelapa sawit.

Kandungan  free fatty acid   (FFA) yang merupakanparameter utama kualitas CPO tersebut, sangatdipengaruhi oleh persentase buah lewat matang (over-ripe).

Jurnal salah satu sumber informasi penting yang pada umumnya berisi sejumlah referensi yang menjadi rujukan penulisan tiap artikel. Tulisan ini bertujuan untuk menjadi jalan rujukan bagi para mahasiswa, akademisi, dan siapapun yang mencari referensi jurnal dibidang kelapa sawit.

Kali ini Haisawit mengangkat Jurnal berbasis Kelapa Sawit dengan Judul "Pengkuran Kinerja Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Sebagai Bahan Baku Pabrik Kelapa Sawit (PKS)," ditulis oleh M. Hudori dosen Program Studi Manajemen Logistik Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi.

Abstrak pada jurnal ini, disebutkan bahwa peneitian ini membahas tentang kinerja kualitas TBS yang merupakan bahan baku PKS, seperti grading TBS dengan mengukur nilai sortasi panen (NSP), dan efektivitas pengutipan brondolan dengan mengukur indeks pengutipan brondolan (IPB). Setiap PKS pada umumnya melakukan sortasi TBS, namun data tersebut tidak diolahsehingga akan sulit melakukan penilaian secara komprehensif, dan hanya dilakukan secara parsial saja, yaituyang dinilai tidak layak, sehingga kadang-kadang terjadi ketidaksinkronan antara kinerja proses dengan output, dimana bahan baku yang terkesan bagus menghasilkan produk yang jelek atau sebaliknya.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja kualitas TBS yang merupakan bahan baku di PKS. Penelitian ini merupakan analisis kualitatif dan kuantitatif, yaitu merupakan telaah ilmiah untuk mengukur kinerja kualitas TBS melalui  pengukuran NSP dan IPB. Pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur, observasi dan penelusurandokumen. Pembahasan dilakukan melalui analisis deskriptif, yakni menjelaskan hal-hal yang terkait dengan hasil  pengukuran kualitas TBS yang ditunjukkan pada hasil pengolahan data.

Hasil penelitian menunjukkan bahwakinerja kualitas TBS yang diterima sebagai bahan baku di PKS, dilihat sisi grading TBS adalah buruk. Namun,kondisi tersebut dapat berubah menjadi baik apabila dilakukan perbaikan kondisi yang ada. Efektivitas pengutipan brondolan menunjukkan kinerja yang buruk juga. Kondisi tersebut tidak akan mengalami perubahanwalaupun sudah dilakukan perbaikan.



Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments