SAWIT BEBAS: Minyak Goreng
Tampilkan postingan dengan label Minyak Goreng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Minyak Goreng. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Juli 2022

Workshop Daur Ulang Minyak Jelantah Kelapa Sawit Menjadi Sabun Bersama Ibu dan Anak

Haisawit - Minyak jelantah kelapa sawit adalah minyak limbah yang bisa berasal dari bekas penggunaan minyak goreng sawit. Meski begitu minyak jelanta sawit memiliki banyak manfaat dan dapat digunakan kembali untuk berbagai keperluan rumah tangga dengan catataan dilakukan dengan pengelolaan yang tepat.

Kadang membuang limbah minyak jelantah bikin dilema, antara sayang dibuang tapi bingung mau dibuat apa.

Terkait dengan itu, Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit (BPDPKS) akan melaksanakan Workshop Daur Ulang Minyak Jelantah Kelapa Sawit Menjadi Sabun Bersama Ibu dan Anak.

Workshop tersebut diajarkan bagaimana cara menyulap minyak jelantah menjadi sabun.

Kira-kira gimana tuh caranya? Ikuti Workshop Daur Ulang Minyak Jelantah Kelapa Sawit Menjadi Sabun Bersama Ibu dan Anak, pada Rabu, 6 Juli 2022. Pukul 14.00 - 15.00 WIB. Webinar akan diadakan via zoom.

Daftar webinar melalui link pendaftaran berikut: bit.ly/WorkshopBPDPSawit2022 (klik disini).


Rabu, 25 Mei 2022

Sanggara Balanda Mengantarkan Yogi Pratama Mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta Meraih Juara II Lomba Kreasi Pangan UKMK Berbahan Sawit


Haisawit Medianet - Yogi Pratama, Mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta berhasil meraih Juara Kedua pada Lomba Kreasi Pangan UKMK Berbahan Sawit yang diselenggarakan oleh Majalah Sawit Indonesia. Lomba ini berlaku dari tanggal 10 April sampai dengan tanggal 8 Mei 2022.

Pada lomba tersebut Yogi memilih tema dengan Kategori Masakan Nusantara, yaitu Sanggara Balanda. Menurut keterangan Yogi, Sanggara Balanda merupakan kue khas dari suku Bugis Sulawesi Selatan. Dalam pembutan Sanggara Balanda, Yogi menggunakan 2 produk hilir kelapa sawit yaitu margarine dan minyak goreng sawit.

Adapun kriteria penilaian yang ditetapkan oleh panitia penyelenggara yaitu, makanan merupakan hasil kreativitas individu dan ataupun kelompok UMKM, penampilan makanan pada video presentasi harus komunikatif dan informatif, serta jumlah like di akun instagram peserta.

Kriteria penilaian yang di tentukan di atas berhasil dipenuhi oleh Yogi dan membuat para Tim Penilai menetapkannya menjadi pemenang kedua. Tim penilai yaitu, Chef Teddy Kosasih (Technical Baker Apical Group), Mukti Sardjono (Direktur Executive GAPKI), dan Achmad Maulizal Sutawijaya (Kepala Divisi Perusahaan BPDPKS).

Foto Ilustrasi: Sanggara Balanda makanan khas Sulawesi Selatan yang dimasak menggunakan bahan produk turun kelapa sawit minyak goreng dan margarin.

"Pertama-tama saya ucapkan banyak terima kasih kepada Allah SWT, kemudian pihak penyeleggara Majalah Sawit Indonesia, dan kepada sponsorship semuanya. Sangat senang bagi saya dapat predikat sebagai Juara II," kata Yogi melalui zoom virtual pada Webinar Majalah Sawit Indonesia bertemakan Inovasi Sawit dalam Industri Pangan (Rabu, 25 Mei 2022).

Lebih lanjut, Yogi, mahasiswa semester 6 yang menempuh pendidikan di Politeknik LPP Yogyakarta pada Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan, tak lupa mengajak kepada semua yang hadir dalam acara webinar agar bersama-sama mengedukasi masyarakat luas. Menurut Yogi kelapa sawit dampaknya sangat baik terhadap pertumbuhan ekonomi. Serta mengajak untuk bersama-sama memerangi kampanye-kampanye hitam sebagai musuh kelapa sawit Indonesia.

"Disini saya pengen mengajak kepada teman-teman sekalian, bahwasanya mari kita bersama-sama memerangi kampanye-kampanye hitam sebagai musuh kelapa sawit Indonesia. Maju Sawit Indonesia, Maju Indonesia," kata Yogi, pemuda asal Luwu Timur, asli Bugis Makassar.

Sebagai Peringkat II, Yogi mendapatkan Sertifkat Penghargaan dari Penyelenggara serta Uang Tunai senilai 5 Juta Rupiah. Adapun posisi sebagai Juara I diraih oleh Rifin Khong dengan karyanya Nasi Kebuli Nusantara, dan mendapat Sertifikat serta Uang Tunai senial 6 Juta Rupiah.

Rabu, 04 Mei 2022

7 Juta Pekerja Sawit Terancam Kehilangan Pekerjaan Imbas Larangan Ekspor CPO

7 juta pekerja sawit terancam kehilangan pekerjaan imbas dari kebijakan sementara pemerintan Indonesia larangan ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng (Foto: Ditjenbun Kementan -Ilustrasi sawit).

Haisawit - Adanya kebijakan pemerintan terkait dengan pelarangan ekspor sawit terancam berdampak terhadap kehilangan pekerja bagi 7 juta buruh sawit. Saat ini lebih kurang lima juta pekerja/buruh sawit yang di sektor hulu, hilir dan rantai pasok serta dua juta buruh tani sawit.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 22 Tahun 2022. Aturan tersebut melarang sementara ekspor crude palm oil, refined, bleached and deodorized palm oil, refined, bleached, and deodorized palm olein, dan used cooking oil.

7 juta pekerja sawit terancam kehilangan pekerjaan imbas dari kebijakan sementara pemerintan Indonesia larangan ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng

Informasi yang dihimpun oleh Labor Institute Indonesia atau Institute Kebijakan Alternatif Perburuhan Indonesia, pekerja/buruh sawit di berbagai tingkatan mulai berkurang jam kerja karena kebijakan ekspor tersebut. Sebagai contoh para pekerja transportasi Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit, banyak yang mengalami pengurangan frekuensi angkut minyak sawit.

"Bahkan ada yang mulai berkurang waktu kerja. Hal tersebut karena perusahaan sawit mulai melakukan pengurangan produksi," kata Sekretaris Eksekutif Lembaga Tenaga Kerja Indonesia, Andy William Sinaga dalam keterangan resminya, dilansir medcom.id, Rabu, 4 Mei 2022.

Labor Institute Indonesia berpendapat Indonesia sebagai negara terbesar di dunia memproduksi sawit, sudah segera pemerintah segera menata ulang tata kelola sawit nasional dengan melakukan pengawasan melekat (waskat).  Waskat ini harus melibatkan unsur Kepolisian, Kejaksaan, KPK, BPK dalam bentuk Satuan Tugas Khusus yang langsung dipimpin oleh Wakil Presiden.

"Agar produksi sawit nasional tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang tapi bagi seluruh warga negara Indonesia, khususnya dapat mengangkat harkat dan kesejahteraan para buruh dan petani sawit Indonesia," ujar Andy.

Untuk itu, desak Andy, yang perlu dilakukan oleh pemerintah adalah penegakan hukum berupa pengawasan atas perilaku oknum yang bertindak sebagai mafia sawit, yang mengeruk keuntungan dari produksi sawit nasional dengan 'mempermainkan' distribusi dan harga minyak goreng di Tanah Air.

Sebagai akibatnya, kata Andy, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dapat terjadi jika pemerintah tidak segera menghentikan penghentian sementara ekspor sawit tersebut. Karena banyak orang akan produksi sawit beserta turunannya. Belum lagi dua juta lebih petani yang mengelola kebun sawit mandiri akan berdampak atas kebijakan tersebut.

Selain itu pendapatan pemerintah atas Pungutan Ekspor Sawit mentah (PE Leavy) yang levelnya USD55-USD375 per ton, belum lagi pajak progresif ekspor USD1.500.

Berita ini dilansir m.medcom.id, Selasa, 4 Mei 2022, dengan judul berita: Labour Institute: 7 Juta Buruh Sawit Terancaml Kehilangan Pekerjaan


Sabtu, 30 April 2022

Lirik Lagu 'Minyak Goreng' Iwan Fals

Minyak goreng menguap, Hilang dan lenyap di pasar, Semua ibu-ibu menggerutu, Pun bapak-bapaknya sudah barang tentu, Kocar kacir di pasar-pasar... (foto: ig @iwanfals)

Haisawit - Musisi senior Iwan Fals menyoroti situasi di masyarakat yang kesulitan mendapatkan minyak goreng. Lewat lagu yang diciptakan Iwan Fals bersama Raja Pane mengkritik pemerintah dalam menangani kelangkaan minyak goreng. Dalam lagu itu, Iwan Fals juga menyinggung sejumlah hal lain, seperti pihak-pihak yang menyebabkan kelangkaan minyak goreng.

Selengkapnya berikut lirik lagu Minyak Goreng yang kami rangkum dari YouTube Iwan Fals Official.

Minyak Goreng: Iwan Fals & Raja Pane

Minyak goreng menguap 
Hilang dan lenyap di pasar 
Semua ibu-ibu menggerutu
Pun bapak-bapaknya sudah barang tentu
Kocar kacir di pasar-pasar

Aneh rasanya, kok bisa hilang
Kalaupun ada harganya selangit
Usut punya usut ternyata ditimbun
Oleh siapa? Konon oleh tujuh konglomerat tambun

Aku kesal, kok konglomerat tega?
Aku resah, kok polisi tak berdaya?
Aku marah, kok pemerintah begitu mudah dipermainkan?
Aku geram, kok kasus itu terus berulang?

Ini seperti tikus mati di lumbung padi
Bahan kita banyak, sawit jutaan hektar
Lalu kenapa hilang dan menghilang?
Ah dasar mafia, masa bodoh orang susah

Mungkin mafia dan aparat ada main?
Pura-pura hilang tapi diumpetin
Kok susah amat memberantasnya?
Tembak saja atau hukum seumur hidup

Jera...jera...jera...?
Ah belum tentu lo

Minyak goreng menguap
Hilang dan lenyap di pasar
Semua ibu-ibu menggerutu
Pun bapak-bapaknya sudah barang tentu
Kocar kacir di pasar-pasar

Minyak goreng menguap…


Sabtu, 23 April 2022

Tanpa Sadar Ternyata Kita 24 Jam Bersama Sawit, Ini Faktanya

Haisawit - Sawit merupakan salah satu komoditas unggulan di Indonesia. Sawit umumnya digunakan sebagai minyak goreng utama di berbagai penduduk dunia. Namun kita sering tidak menyadari, selain sebagai minyak goreng, sawit juga ada dalam kebutuhan sehari-hari. Ilustrasi berikut menggambarkan berbagai bahan yang berasal dari sawit dan kita gunakan setiap hari. Selamat menikmati 24 Jam Bersama Sawit.

Selamat Pagi

Kita menggosok gigi di pagi hari menggunakan pasta gigi yang mengandung lauril sulfat yang terbuat dari sawit

    • Detergen: sodium dodecyl sulphate
    • Shampoo: sodium laureth sulphate, sodium lauryl sulphate, glycerin, luryl aulphate, lauric acid, laureth sulphate, stearic acid
    • Toothpaste: sodium lauryl sulphate

Propilen glikol dari sawit tersedia dalam pakaian yang kita kenakan setiap hari. Cloths: propylene glycol

Lipstik, alas bedak, dan kosmetik lainnya juga mengandung Isopropyl miristate dari sawit sebagai sumber bahan dasar alami.

    • Lipstick: isopropyl miristate
    • Foundation: isopropyl miristate
    • Lotion: glycerin
    • Daycream: laureth, ascorbyl tetraisopalmitate, tocopheryl acetate

Koran mengandung propilen glikol yang merupakan kandungan dari sawit. Kertas yang kita gunakan di perkantoran juga mengandung propilen dari sawit.

    • Paper: Propylene
    • Confectionery: emulsifier

Waktu minum kopi, biskuit dan makanan ringan diproduksi dari sawit.

Biscuits: palm oil, margarine, cocoa butter • Coffee Creamer: emulsifier E471

Selamat Siang

Naik kendaraan berbahan Biodisel yang mengandung alkil ester

    • Biodisel: alkil ester

Makan Siang dengan telur, es krim, kentang goreng, dengan mayones & margarin.

    • Ice cream: emulsifier
    • Mayonnaise: mono diacyl glycerol
    • Cooking oil: linoleic acid oleic acid palmitic acid

Selamat Malam

Makan malam dengan menu bumbu salad mengandung emulsier yang diproduksi dari sawit.

    • Salad dressing: emulsifier

Sebelum beranjak tidur, kita menggunakan losion/pelembab anti nyamuk yang mengandung gliserin.

    • Mosquito repellent lotion: mono diacyl glycerol
    • Night cream: glyceril stearate stearic acid ascorbyl tetraisopalmitate

Sumber: Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI)

Rabu, 13 April 2022

Ayo Ikutan Lomba Kreasi Pangan UKMK Berbahan Sawit, Total Hadiah Rp 50 Juta

Haisawit - Lomba Kreasi Pangan UKMK Berbahan Sawit, berhadiah total 50 juta rupiah. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majalah Sawit Indonesia.

Majalah Sawit Indonesia berbagi rezeki di bulan Ramadhan dan menjelang Hari Idul Fitri bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk cinta dan bangga menggunakan kelapa sawit sebagai produk andalan Indonesia.

Untuk diketahui, Majalah SAWIT INDONESIA adalah majalah dengan fokus pemberitaan mengenai produk dan teknologi industri kelapa sawit.

Periode Kegiatan:
    • Kegiatan Lomba Kreasi Pangan Berbahan Sawit berlangsung  mulai 10 April – 28 April 2022.
    • Pengumuman pemenang dilakukan pada 19 Mei 2022.
Hadiah Lomba:
    • Total Hadiah Sebesar Rp 50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah)
Kategori Makanan (Pilih Salah Satu):
    • Kue
    • Masakan Nusantara
Peserta:
    • Masyarakat umum, dan
    • UMKM
Persyaratan Lomba:
    1. Peserta dari kalangan masyarakat dan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UMKM)
    2. Makanan adalah kreasi sendiri dan ataupun kelompok UMKM
    3. Mengirimkan data diri dan ataupun kelompok, klik link pendaftaran disini
    4. Wajib menggunakan salah satu produk-produk mengandung sawit seperti minyak goreng, margarin,shortening
    5. Membuat foto kreasi makanan
    6. Membuat video presentasi pembuatan masakan durasi maksimal 5 menit. Dalam video disampaikan juga informasi positif sawit terkait aspek kesehatan dan manfaat bagi makanan
    7. Mem-follow akun resmi Instagram Majalah Sawit Indonesia sawit_indonesia
    8. Mengupload foto dan video pembuatan masakan di sosial media akun pribadi. Lalu mention akun instagram resmi Majalah Sawit Indonesia (sawit_Indonesia). Menyematkan tagar #sawitbergizi #sawitindonesia
Kriteria Penilaian:
    1. Makanan Hasil Kreativitas Individu dan ataupun Kelompok UMKM
    2. Penampilan Makanan
    3. Video Presentasi Yang Komunikatif dan Informatif
    4. Jumlah Like di Akun Instagram
Untuk informasi selengkapnya mengenai lomba ini, melalui: Iman Saputra (0815-8483-4321/WhatsApp).


Rabu, 30 Maret 2022

Manfaat Minyak Kelapa Sawit

Haisawit - Ternyata ada banyak sekali manfaat minyak kelapa sawit untuk kesehatan. Minyak kelapa sawit sangat banyak manfaatnya baik untuk kesehatan, kosmetik, bahan bakar, dan lainnya. Untuk kesehatan tubuh sangat dianjurkan untuk membatasi konsumsi dan pemakiannya.

Minyak sawit adalah salah satu minyak yang paling banyak dikonsumsi dan diproduksi di dunia. Minyak yang murah, mudah diproduksi dan sangat stabil ini digunakan untuk berbagai variasi makanan, kosmetik, produk kebersihan, dan juga bisa digunakan sebagai sumber biofuel atau biodiesel. Minyak sawit dapat digunakan untuk begitu beragam peruntukan, karena keunggulan sifat yang dimilikinya, yaitu tahan oksidasi dengan tekanan tinggi, mampu melarutkan bahan kimia yang tidak larut oleh bahan pelarut lainnya, mempunyai daya melapis yang tinggi dan tidak menimbulkan iritasi pada tubuh dalam bidang kosmetik.

Pakar biokimia pangan dari SEAFAST Center Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr Puspo Edi Giriwono mengatakan bahwa keunikan minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) adalah kandungan asam lemak jenuh yang tinggi, hingga 49%. Sehingga pada suhu ruang kita bisa melihat lapisan yang berbeda.

“Lapisan yang berbentuk cairan disebut Olein yang bisa diolah lebih lanjut menjadi minyak goreng yang dipasarkan. Lapisan berikutnya yang banyak mengandung asam lemak jenuh, disebut Stearin, bisa digunakan untuk berbagai macam produk seperti kosmetik shampoo, make-up dan lainnya. Semua manfaat ini bisa didapat dari kelapa sawit.” Kata lulusan Graduate School of Agricultural Science Tohoku University.

Selain manfaatnya yang banyak, industri minyak sawit juga paling efisien dan tidak boros dalam menggunakan lahan dibanding industri lainnya yang membutuhkan lahan sekitar 8—10 kali lipat dibanding sawit untuk memproduksi volume minyak yang sama.

Kajian tim riset Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) menyebutkan, perkebunan kelapa sawit paling produktif dalam memanen energi surya dalam bentuk minyak ketimbang 17 jenis tanaman minyak nabati yang ada di dunia. Satu hektar kebun sawit mampu menghasilkan sekitar 5 ton minyak sawit. Sedangkan kacang kedelai dan bunga matahari hanya bisa menghasilkan sekitar 0,5 ton minyak per hektar.

Sumber: GAPKI Pusat - Manfaat Minyak Sawit

Sabtu, 19 Februari 2022

Minyak Goreng 365 Ekolabel Ramah Lingkungan

Minyak Goreng 365 Ekolabel Ramah Lingkungan

Produk Minyak Goreng Sawit 365 Ekolabel ini merupakan salah satu bentuk komitmen bisnis Super Indo dalam hal keamanan dan keberlanjutan produk dengan menerapkan prinsip ramah lingkungan dan ramah sosial.

President Director Super Indo, Johan Boeijenga menyatakan, produk Minyak Sawit 365 ini telah memiliki dua sertifikasi keberlanjutan, baik secara nasional maupun global yaitu ISPO dan RSPO. Sertifikasi ini merupakan wujud komitmen Super Indo untuk berkontribusi pada pengurangan dampak lingkungan dan kepatuhan terhadap persyaratan hukum.

"Hadirnya Minyak Goreng Sawit 365 yang memiliki dua Ekolabel ISPO dan RSPO merupakan dukungan kami terhadap komitmen pemerintah dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan terutama rantai pasok kelapa sawit," ucapnya, seperti yang dilansir dari cnnindonesia.com

Minggu, 02 Januari 2022

Harga Minyak Goreng Mahal, Berikut 5 Konglomerat Penguasa Minyak Goreng di Indonesia

Haisawit - Dalam beberapa waktu belakangan, harga minyak goreng terus mengalami kenaikan hingga tembus Rp 20 ribu/liter. Padahal sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Perdagangan sudah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 11.000 liter.

Penyebab Harga Minyak Goreng Mahal

Diberitakan money.kompas.com (24/12/2021), disebtutkan bahwa harga minyak goreng mahal terjadi karena tingginya harga CPO. Kenaikan CPO di pasar dunia terutama disebabkan oleh menipisnya pasokan. Dua negara penghasil CPO terbesar dunia, Indonesia dan Malaysia, disebut mengalami penurunan produksi.

Menurut Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Eddy Abdurrachman seperti yang diberitakan di finance.detik.com (28/12/2021),  menjelaskan bahwa harga komoditas sawit meroket imbas penurunan produksi. Penurunan itu karena faktor El Nino dan La Nina sangat mempengaruhi kegiatan produksi sawit.

Salah satu pedagang minyak goreng bernama Tole di Pasar Pondok Gede, Jawa Barat, seperti yang diberitakan oleh idxchannel.com (27/12/2021), Tole mengatakan kenaikan harga minyak sudah berjalan kurang lebih 3 bulan.

"Harga ini sudah lama, 3 bulanan lah itu naik terus belum pernah turun, apalagi minyak kemasan harganya mencapai hampir Rp 40 ribu per 2 liter, sebelumnya Rp32 ribu dan sempat 28 ribu satu liternya," sambung Tole.

Konglomerat Penguasa Minyak Goreng di Indonesia

Ditengah melambungnya harga minyak goreng, yuk kita lihat konglomerat penguasan minyak goreng di Indonesia.

Berikut daftar konglomerat yang kaya raya dari bisnis pabrik minyak goreng di Indonesia seperti yang dimuat dalam kompas.com (24/12/2021):

1. Martua Sitorus

Martua Sitorus adalah sosok di balik gurita bisnis Wilmar dengan salah satu produknya adalah minyak goreng dengan berbagai merek. Di Indonesia, merek minyak goreng dari Wilmar adalah Fortune dan Sania.

Wilmar International Ltd pernah masuk sebagai perusahaan sawit terbesar dunia pada tahun 2018. Saat baru awal berdiri, perusahaan ini memiliki kurang dari 10.000 hektar kebun kelapa sawit di Sumatera Utara.

Kemudian perusahaannya terus berkembang hingga ratusan ribu hektar dan memiliki banyak pabrik pengolahan minyak sawit. Majalah Forbes bahkan menjulukinya sebagai Raja Minyak Sawit Indonesia.

Versi Forbes, Martua Sitorus memiliki kekayaan bersih sebesar 2,9 miliar dollar AS dan menempatkannya di urutan 1.101 orang terkaya di dunia.

2.  Bachtiar Karim

Bachtiar Karim bersama dengan saudaranya, Burhan dan Bahari, adalah pemilik Grup Musim Mas, salah satu perusahaan sawit terbesar di Indonesia. Pada 2019, penjualan konglomerasi sawit itu mencapai 6,6 miliar dollar AS. Bachtiar Karim adalah orang terkaya di Indonesia di urutan kesebelas versi Forbes. Total kekayaannya adalah 3,1 miliar dollar AS.

Produk minyak goreng terkenal dari Musim Mas adalah Sanco, Amago, dan Voila. 

3. Anthony Salim

Selain produk mie instan, Indomie, Anthony Salim juga memiliki bisnis penyumbang pundi-pundi kekayaan Grup Salim, yaitu perusahaan yang bergerak dalam bidang Kelapa sawit yang dijalankan antara lain lewat Indofood Agri Resources Ltd, PT. Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP). Dalam beberapa tahun ke belakang, Grup Salim juga mengakuisisi banyak perusahaan kelapa sawit, sehingga luas kebun sawit yang dikelolanya semakin besar.

Produk minyak goreng terkenal dari Grup Salim adalah Bimoli, Delima, dan Happy.

Generasi kedua keluarga Salim itu juga beberapa kali dinobatkan Forbes sebagai orang terkaya di Indonesia. Tahun 2020, ia berada di urutan keempat dengan kekayaan 5,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 83,35 triliun.

4. Keluarga Widjaya

Keluarga Widjaja juga merupakan penguasa minyak goreng melalui perusahaan Grup Sinar Mas yang didirikan oleh Eka Tjipta Widjaya. Sepeninggal Eka Tjipta, bisnis perusahaan diteruskan ke generasi kedua dan ketiganya.

Produk minyak goreng terkenalnya dari Grup Sinar Mas adalah Filma.

5. Sukanto Tanoto

Sukanto Tanoto adalah konglomerat pemilik grup usaha Royal Golden Eagle International (RGEI) yang bergerak di berbagai industri di antaranya yang terbesar yakni industri kertas dan pulp oleh (Asia Pacific Resources International Holding Ltd atau APRIL), dan industri perkebunan Kelapa Sawit (Asian Agri dan Apical).

Dicatat Forbes, kekayaan Sukanto Tanoto mencapai 2,1 miliar dollar AS dan menempatkannya di urutan 1.561 orang paling tajir di dunia di 2021.

Bisnis kelapa sawit dan minyak goreng RGEI berada di bawah bendera Apical dan Asian Agri. Salah satu produk minyak gorengnya yang cukup terkenal adalah Camar.

Pendidikan

Seminar

Perusahaan Kelapa Sawit