SAWIT BEBAS

Senin, 09 Juni 2025

Sawit dan AI: Dari Drone Penjaga Kebun Sampai Robot Pemetik Bernama Bang Sawo





Judul: "Sawit dan AI: Dari Drone Penjaga Kebun Sampai Robot Pemetik Bernama Bang Sawo"

Pendahuluan: Ketika kita bicara soal kelapa sawit, yang terlintas mungkin cuma pohon-pohon tinggi, buah yang bergetah, dan para pekerja kebun yang penuh semangat. Tapi tunggu dulu... sekarang ada teman baru di kebun: AI alias Kecerdasan Buatan. Yup, teknologi canggih ini tidak hanya nongkrong di startup atau jadi bahan obrolan anak tech bro—AI juga sudah berkebun, dan siap bikin revolusi di antara pohon-pohon sawit yang tenang itu.

Nah, di postingan ini kita akan jalan-jalan ke masa kini dan masa depan: melihat bagaimana AI sudah membantu perkebunan kelapa sawit, dan berimajinasi bagaimana teknologi ini akan mengubah dunia sawit ke depan. Siap? Ayo kita tebas semak-semak informasi ini bareng-bareng!


Bagian 1: AI Zaman Now – Sudah Sampai Mana Sih di Perkebunan Sawit?

Meskipun masih jauh dari robot yang bisa nyanyi dangdut sambil panen, teknologi AI di perkebunan kelapa sawit sudah cukup canggih dan... keren!

1. Drone Pengintai dan Detektif Tanaman

Beberapa perusahaan sawit besar sudah pakai drone yang dilengkapi kamera multispektral. Drone ini bukan cuma buat foto-foto estetik kebun dari udara, tapi bisa menganalisis kesehatan tanaman, mendeteksi penyakit, dan bahkan menghitung luas lahan yang produktif.

Bayangin drone ini kayak “satpam terbang” yang tahu kalau ada tanaman yang lagi lemah, dan bisa kasih warning: “Eh, pohon blok C5 lagi stres nih. Butuh pupuk dan sedikit pelukan (opsional).”

2. AI untuk Prediksi Panen dan Perencanaan

Dengan menggunakan data cuaca, kondisi tanah, dan pertumbuhan pohon, sistem AI bisa bantu memprediksi waktu panen yang optimal. Jadi, nggak ada lagi cerita panen dadakan atau truk sawit nunggu lama karena salah hitung.

3. Robot Pemantau Tanah dan Kelembaban

Ada juga sistem sensor berbasis AI yang ditempatkan di berbagai titik kebun. Mereka ngumpulin data soal kelembaban, pH tanah, dan suhu. Hasilnya? AI bisa bantu tentuin kapan harus irigasi, kapan kasih nutrisi, dan kapan ajak tanahnya nonton film biar nggak stres (oke, yang terakhir ngaco, tapi you get the point).


Bagian 2: AI Zaman Nanti – Imajinasi Liar tapi Masuk Akal (Semoga)

Sekarang, mari kita nyalakan mode visioner gila. AI di kebun sawit masa depan bisa jadi seperti ini:

1. Bang Sawo – Robot Pemetik Otomatis dengan Kepribadian

Bayangkan robot bernama Bang Sawo, punya lengan pemetik buah yang super akurat, bisa bedain buah matang dan mentah, dan punya fitur ngobrol ringan.

“Eh bang, itu buahnya udah bisa dipetik belum?”

“Bisa dong, tapi abis ini traktir saya kopi ya.”

Robot ini bisa kerja siang malam tanpa capek, dan siapa tahu, bisa juga diajak karaoke setelah shift malam.

2. AI Manajer Kebun yang Punya Humor Gelap

Sistem dashboard AI di masa depan bukan cuma kasih angka dan grafik. Tapi juga bisa kasih saran keputusan dengan gaya yang... nyeleneh.

“Kalau kamu pupuk blok D sekarang, produksi bisa naik 5%. Kalau kamu nggak pupuk, siap-siap dengerin rapat evaluasi yang panjang kayak sinetron.”

AI ini bukan cuma pinter, tapi juga spicy. Cocok buat para manager yang suka drama tapi hasil tetap maksimal.

3. Kamera dengan AI yang Bisa Deteksi Emosi Pohon

Oke, ini mungkin agak absurd, tapi bayangin kamera AI yang bisa deteksi “mood” tanaman dari warna daun dan postur batang. “Pohon ini lagi sedih, mungkin karena terlalu banyak curah hujan dan belum move on dari musim kemarau.” AI kemudian kasih rekomendasi perawatan dan playlist Spotify biar kebunnya happy.

4. Simulasi Kebun Virtual (VR + AI)

Para manajer bisa “masuk” ke versi digital kebun lewat headset VR, dan konsultasi langsung dengan avatar AI yang kelihatan kayak petani bijak.

“Selamat datang di Simulasi Blok E. Di sini kita akan bahas rotasi pupuk sambil menikmati suasana tropis 3D.”


Kesimpulan: Dari Realita ke Fantasi, AI Memang Bikin Sawit Lebih Seru

Mungkin dulu kelapa sawit dianggap sektor yang “tradisional”, tapi sekarang dan ke depannya, teknologi—terutama AI—sedang mengubah segalanya. Dari data canggih, analisis otomatis, sampai ide-ide liar seperti robot bernama Bang Sawo, satu hal yang pasti: AI bukan cuma buat pabrik dan startup, tapi juga buat kebun dan kehidupan.

Dan kalau kamu bayangin semua ini agak mustahil... coba aja ingat: 10 tahun lalu kita juga nggak nyangka bakal ngobrol sama chatbot kayak aku sekarang 😄


Akhir Kata: Perkebunan kelapa sawit + AI = masa depan yang lebih efisien, lucu, dan mungkin sedikit absurd. Tapi hey, siapa bilang revolusi teknologi harus kaku? Kadang, justru ide paling nyeleneh yang bikin perubahan paling keren.


Kalau kamu suka postingan ini, jangan lupa share ke teman-teman yang kerja di kebun, suka teknologi, atau cuma butuh hiburan digital bertema sawit 🤖🌴✨


Kalau kamu ingin, aku bisa bantu buatkan juga versi singkat untuk media sosial atau tambahkan ilustrasi (misalnya: robot pemetik buah, dashboard AI kebun, dll). Mau lanjut?

Jumat, 25 Agustus 2023

OPEN RECRUITMENT BANYAK JABATAN KEBUN DAN PABRIK DARI PT UNION SAMPOERNA TRIPUTRA PERSADA

OPEN RECRUITMENT BANYAK JABATAN KEBUN DAN PABRIK DARI PT UNION SAMPOERNA TRIPUTRA PERSADA



Hi Potential Candidate,

USTP OPEN RECRUITMENT 
EXPERIENCED HERE!! 

KEBUN :
1. Asisten Afdeling
2. KTU Kebun (Junior) 
3. Asisten Sipil & Infrastruktur 
4. Asisten Kepala Workshop
5. Asisten Personalia
6. Asisten Sustainability 
7. Asisten HPT
8. Asisten Agronomi & QC
9. Asisten IT
PABRIK :
10. Asisten Maintenance
11. Asisten QA-QC (Laboratorium) 
12. Asisten Proses
13. Asiste  Elektrik

Kualifikasi, Cara Pendaftaran & Deadline lebih lengkapnya bisa di lihat pada Flyer di atas 👆

If you are the right person with the requirements below, kindly click link below to: 

bit.ly/RECRUITMENTONLINEUSTP

Feel free to #share this job vacancy with your colleagues

Thank you !!

#lokergeneralmanager #lokersurabaya  #generalmanager #agronomy #agronomyandsustainability #agriculture #agribusiness #agricultureandfarming #agriculturetechnology #agricultureindustry  #lokerjawatimur #lokerindonesia #jobopportunity #jobopportunities2023 #jobopening

URGENT LOKER AGRONOMY & SUSTAINABILITY GENERAL MANAGER PT MAGRONOTO INVESTAMA

URGENT LOKER AGRONOMY & SUSTAINABILITY GENERAL MANAGER PT MAGRONOTO INVESTAMA



Hi Potential Candidate,

Mergonoto Investama Group is #hiring for :

1. Agronomy and Sustainability General Manager (Surabaya, East Java, Indonesia Area, and Travel)

If you are the right person with the requirements below, kindly send your CV/ resume to: hrc@mergonotoinvestama.co.id

Feel free to #share this job vacancy with your colleagues

Thank you !!

#lokergeneralmanager #lokersurabaya  #generalmanager #agronomy #agronomyandsustainability #agriculture #agribusiness #agricultureandfarming #agriculturetechnology #agricultureindustry  #lokerjawatimur #lokerindonesia #jobopportunity #jobopportunities2023 #jobopening

Minggu, 28 Mei 2023

PENGUMUMAN PENDAFTARAN BEASISWA KELAPA SAWIT BPDPKS 2023


Podcast tanya-tanya Langsung dengan yang sudah lolos beasiswa SDM BPDPKS yuk simak vidionya di link berikut ini :





PENGUMUMAN PENDAFTARAN BEASISWA PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TAHUN 2023

Direktorat Jenderal Perkebunan dengan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola 
Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mengundang:

- Pekebun kelapa sawit dan Keluarga (Anak/Istri/Suami) pekebun kelapa sawit, 
- Karyawan/Pekerja pada usaha budidaya dan/atau pengolahan hasil Perkebunan 
Kelapa Sawit, 
- Keluarga (Anak/Istri/Suami) Karyawan/Pekerja pada usaha budidaya dan/atau 
pengolahan hasil Perkebunan Kelapa Sawit
- Pengurus/Anggota Koperasi/Lembaga yang bergerak dalam bidang 
perkelapasawitan.
- Aparatur Sipil Negara (ASN)/Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 
yang bertugas dalam bidang perkelapa sawitan.

Untuk mengikuti Seleksi Nasional Beasiswa Pendidikan Tinggi Vokasi (DI, DII, DIII dan DIV) dan Akademik (Strata 1) Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2023.
Pendaftaran beasiswa akan dilaksanakan secara daring (online) dengan alamat website: 
https://beasiswasdmsawit.id/, dengan persyaratan sebagai berikut:

A. Jalur Pekebun dan Keluarga Pekebun Kelapa Sawit
1. Foto ukuran 4x6 dengan Latar Belakang Biru.
2. Usia maksimal 23 Tahun (Per 19 Juni 2023)
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Keterangan Domisili.
4. Kartu Keluarga (KK).
5. Akta Kelahiran/Surat Keterangan Lahir
6. Surat Keterangan Sehat dan Buta Warna dari Fasilitas Kesehatan Resmi, 
ditandatangani oleh dokter dengan masa berlaku 2 (dua) bulan sejak mendaftar.
7. Rapor/Laporan Hasil Penilaian Siswa atau Laporan Akhir Sekolah dari Semester 
1 (satu) sampai 5 (lima) dengan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 7 (tujuh). Bagi peserta dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 6 (enam).
8. Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) Sekolah Menengah Umum/Kejuruan atau Ijazah Pendidikan Diploma bagi yang telah lulus program diploma.
9. Surat Keterangan Tidak Mampu/SKTM (Optional/Jika Ada).
10.Legalitas lahan kelapa sawit berupa dokumen penguasaan tanah dengan 
maksimal 4 ha per kepala keluarga yang dibuktikan dengan Sertipikat Hak Milik (SHM), dalam hal Pekebun tidak memiliki SHM dokumen penguasaan tanah dibuktikan dengan surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah atau dasar penguasaan atas tanah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang agraria/pertanahan dan tata ruang (Format terlampir) atau legalitas usaha perkebunan yang dibuktikan dengan Surat Tanda Daftar Budi daya (STDB) dengan luas lahan maksimal 4 ha.
Dalam hal dokumen penguasaan tanah berbeda dengan identitas Pekebun, 
dokumen penguasaan tanah dilengkapi dengan surat keterangan dari kepala desa atau yang disebut dengan nama lain. (Format terlampir).
11.Surat Keterangan Tergabung dalam Kelompok Tani/Gabungan Kelompok 
Tani/Koperasi/Asosiasi/Lembaga yang bergerak dalam Perkelapasawitan (Format terlampir). Jika tidak/belum tergabung dalam Poktan, Gapoktan, Koperasi atau Asosiasi/Lembaga yang bergerak dalam perkelapasawitan dibuktikan dengan surat pernyataan bermeterai cukup yang diketahui oleh Kepala Desa/Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)/Camat/Bupati/Wali Kota (Format terlampir).
12.Surat Pernyataan bahwa bersedia mengelola kelembagaan Pekebun sendiri atau kelembagaan Pekebun lain atau bekerja pada industri kelapa sawit setelah menyelesaikan pendidikan atau sebagai petugas pendamping atau fasilitator desa (Format terlampir).
13.Surat Pernyataan kesediaan orang tua/wali/istri/suami calon peserta untuk memberikan izin mengikuti pendidikan pada program beasiswa pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit (Format terlampir).
14.Surat Pernyataan jika calon peserta yang sudah dinyatakan diterima 
mengundurkan diri, tidak dapat mengikuti proses pendaftaran seleksi beasiswa kelapa sawit selama 1 (satu) tahun ke depan (Format terlampir).
15.Surat pernyataan bahwa calon penerima beasiswa tidak sedang menempuh perkuliaahan baik dengan biaya sendiri, dana dari BPDPKS atau sumber pembiayaan lainnya (Format Terlampir).

B. Jalur Karyawan/Pekerja pada Usaha Budidaya dan/atau Pengolahan Hasil 
Perkebunan Kelapa Sawit
1. Foto ukuran 4x6 dengan Latar Belakang Biru.
2. Usia maksimal 23 Tahun (Per 19 Juni 2023)
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Keterangan Domisili.
4. Kartu Keluarga (KK).
5. Surat Keterangan Sehat dan Buta Warna dari Fasilitas Kesehatan Resmi, 
ditandatangani oleh dokter dengan masa berlaku 2 (dua) bulan sejak mendaftar.
6. Rapor/Laporan Hasil Penilaian Siswa atau Laporan Akhir Sekolah dari Semester 1 (satu) sampai 5 (lima) dengan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 7 (tujuh). Bagi peserta dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 6 (enam).
7. Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) Sekolah Menengah Umum/Kejuruan atau ijazah Pendidikan Diploma bagi yang telah lulus program diploma.
8. Surat Keterangan Tidak Mampu/SKTM (Optional/Jika Ada).
9. Bagi Karyawan/Pekerja pada usaha budidaya dan/atau pengolahan hasil 
Perkebunan Kelapa Sawit, dilengkapi dengan:
a) Surat Keterangan dari pimpinan unit kerja atau pemilik usaha budidaya dan atau pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit yang menyatakan bahwa yang bersangkutran telah bekerja minimal selama 2 tahun (Format terlampir);
b) Surat Izin Belajar dari atasan langsung (Format Terlampir)
10. Bagi Pekerja dengan Upah Harian atau Borongan dilengkapi surat keterangan dari pemilik usaha budidaya dan/atau pengolahan hasil Perkebunan Kelapa Sawit dan diketahui oleh Kepala Desa (Format terlampir).
11. Surat Pernyataan bahwa bersedia mengelola kelembagaan Pekebun sendiri atau kelembagaan Pekebun lain atau bekerja pada industri kelapa sawit setelah menyelesaikan pendidikan atau sebagai petugas pendamping atau fasilitator desa (Format terlampir).
12. Surat Pernyataan kesediaan orang tua/wali/istri/suami calon peserta untuk memberikan izin mengikuti pendidikan pada program beasiswa pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit (Format terlampir).
13. Surat Pernyataan jika calon peserta yang sudah dinyatakan diterima 
mengundurkan diri, tidak dapat mengikuti proses pendaftaran seleksi beasiswa kelapa sawit selama 1 (satu) tahun ke depan (Format terlampir).
14. Surat pernyataan bahwa calon penerima beasiswa tidak sedang menempuh perkuliaahan baik dengan biaya sendiri, dana dari BPDPKS atau sumber pembiayaan lainnya (Format Terlampir).

C. Jalur Keluarga Karyawan/Pekerja pada Usaha Budidaya dan/atau Pengolahan Hasil Perkebunan Kelapa Sawit
1. Foto ukuran 4x6 dengan Latar Belakang Biru.
2. Usia maksimal 23 Tahun (Per 19 Juni 2023)
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Keterangan Domisili.
4. Kartu Keluarga (KK).
5. Akta Kelahiran/Surat Keterangan Lahir
6. Surat Keterangan Sehat dan Buta Warna dari Fasilitas Kesehatan Resmi, 
ditandatangani oleh dokter dengan masa berlaku 2 (dua) bulan sejak mendaftar.
7. Rapor/Laporan Hasil Penilaian Siswa atau Laporan Akhir Sekolah dari Semester 1 (satu) sampai 5 (lima) dengan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 7 (tujuh). Bagi peserta dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 6 (enam).
8. Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) Sekolah Menengah Umum/Kejuruan atau Ijazah Pendidikan Diploma bagi yang telah lulus program diploma.
9. Surat Keterangan Tidak Mampu/SKTM (Optional/Jika Ada).
10. Bagi orang tua peserta yang bekerja pada usaha budidaya dan/atau pengolahan hasil Perkebunan Kelapa Sawit, dilengkapi dengan Surat Keterangan dari pimpinan unit kerja atau pemilik usaha budidaya dan atau pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit yang menyatakan bahwa yang orang tua calon peserta telah bekerja minimal selama 2 tahun (Format terlampir);
11. Bagi orang tua peserta yang bekerja dengan Upah Harian atau Borongan 
dilengkapi surat keterangan dari pemilik usaha budidaya dan/atau pengolahan hasil Perkebunan Kelapa Sawit dan diketahui oleh Kepala Desa yang menyatakan telah bekerja minimal 2 (dua) tahun (Format terlampir).
12.Surat Pernyataan bahwa bersedia mengelola kelembagaan Pekebun sendiri atau kelembagaan Pekebun lain atau bekerja pada industri kelapa sawit setelah menyelesaikan pendidikan atau sebagai petugas pendamping atau fasilitator desa (Format terlampir).
13.Surat Pernyataan kesediaan orang tua/wali/istri/suami calon peserta untuk memberikan izin mengikuti pendidikan pada program beasiswa pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit (Format terlampir).
14. Surat Pernyataan jika calon peserta yang sudah dinyatakan diterima 
mengundurkan diri, tidak dapat mengikuti proses pendaftaran seleksi beasiswa kelapa sawit selama 1 (satu) tahun ke depan (Format terlampir).
15.Surat pernyataan bahwa calon penerima beasiswa tidak sedang menempuh perkuliaahan baik dengan biaya sendiri, dana dari BPDPKS atau sumber pembiayaan lainnya (Format Terlampir).

D. Jalur Pengurus, Anggota Koperasi atau Lembaga Yang Bergerak di Bidang 
Usaha Budi Daya, Pengolahan, dan/atau Jasa Perkebunan Kelapa Sawit
1. Foto ukuran 4x6 dengan Latar Belakang Biru.
2. Usia maksimal 23 Tahun (Per 19 Juni 2023)
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Keterangan Domisili.
4. Kartu Keluarga (KK).
5. Surat Keterangan Sehat dan Buta Warna dari Fasilitas Kesehatan Resmi, 
ditandatangani oleh dokter dengan masa berlaku 2 (dua) bulan sejak mendaftar.
6. Rapor/Laporan Hasil Penilaian Siswa atau Laporan Akhir Sekolah dari Semester 1 (satu) sampai 5 (lima) dengan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 7 (tujuh). Bagi peserta dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 6 (enam).
7. Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) Sekolah Menengah Umum/Kejuruan atau Ijazah Pendidikan Diploma bagi yang telah lulus program diploma.
8. Surat Keterangan Tidak Mampu/SKTM (Optional/Jika Ada).
9. Jika calon peserta adalah Pengurus/Anggota Koperasi/Lembaga yang bergerak di bidang usaha budi daya, pengolahan, dan/atau jasa perkebunan kelapa sawit dilengkapi dengan surat keterangan keanggotaan dari ketua atau kartu anggota Koperasi/Lembaga yang bergerak di bidang usaha budi daya, pengolahan, dan/atau jasa perkebunan kelapa sawit yang sudah menjadi anggota minimal 2 tahun (Format Terlampir).
10. Surat Pernyataan bahwa bersedia mengelola kelembagaan Pekebun sendiri atau kelembagaan Pekebun lain atau bekerja pada industri kelapa sawit setelah menyelesaikan pendidikan atau sebagai petugas pendamping atau fasilitator desa (Format terlampir).
11. Surat Pernyataan kesediaan orang tua/wali/istri/suami calon peserta untuk memberikan izin mengikuti pendidikan pada program beasiswa pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit (Format terlampir).
12. Surat Pernyataan jika calon peserta yang sudah dinyatakan diterima 
mengundurkan diri, tidak dapat mengikuti proses pendaftaran seleksi beasiswa kelapa sawit selama 1 (satu) tahun ke depan (Format terlampir).
13.Surat pernyataan bahwa calon penerima beasiswa tidak sedang menempuh perkuliaahan baik dengan biaya sendiri, dana dari BPDPKS atau sumber pembiayaan lainnya (Format Terlampir).

E. Jalur Aparatur Sipil Negara (ASN)/Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja 
(PPPK)
1. Foto ukuran 4x6 dengan Latar Belakang Biru.
2. Usia maksimal 23 Tahun (Per 19 Juni 2023)
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Keterangan Domisili.
4. Kartu Keluarga (KK).
5. Surat Keterangan Sehat dan Buta Warna dari Fasilitas Kesehatan Resmi, 
ditandatangani oleh dokter dengan masa berlaku 2 (dua) bulan sejak mendaftar.
6. Rapor/Laporan Hasil Penilaian Siswa atau Laporan Akhir Sekolah dari Semester 1 (satu) sampai 5 (lima) dengan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 7 (tujuh). Bagi peserta dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 6 (enam).
7. Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) Sekolah Menengah Umum/Kejuruan atau Ijazah Pendidikan Diploma bagi yang telah lulus program diploma.
8. Surat Keterangan Tidak Mampu/SKTM (Optional/Jika Ada).
9. Surat Keputusan Pengangkatan ASN/PPPK.
10.Surat Penugasan di Unit Kerja yang Membidangi Perkebunan Kelapa Sawit.
11.Surat Izin Belajar.
12.Surat komitmen dari unit kerja asal untuk ditugaskan kembali setelah lulus pada bidang perkelapasawitan (Format Terlampir).
13.Surat Pernyataan bahwa bersedia mengelola kelembagaan Pekebun sendiri atau kelembagaan Pekebun lain atau bekerja pada industri kelapa sawit setelah menyelesaikan pendidikan atau sebagai petugas pendamping atau fasilitator desa (Format terlampir).
14.Surat Pernyataan kesediaan orang tua/wali/istri/suami calon peserta untuk memberikan izin mengikuti pendidikan pada program beasiswa pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit (Format terlampir).
15.Surat Pernyataan jika calon peserta yang sudah dinyatakan diterima 
mengundurkan diri, tidak dapat mengikuti proses pendaftaran seleksi beasiswa kelapa sawit selama 1 (satu) tahun ke depan (Format terlampir).
16.Surat pernyataan bahwa calon penerima beasiswa tidak sedang menempuh perkuliaahan baik dengan biaya sendiri, dana dari BPDPKS atau sumber pembiayaan lainnya (Format Terlampir).

Seluruh dokumen dipindai (scan) dengan format .pdf atau .jpg dengan ukuran setiap file maksimal 2 (dua) MB.


 

Pendidikan

Seminar

Perusahaan Kelapa Sawit