 |
| DPP Indonesian Planters Society (wadah organisasi lintas planter Indonesia) melakukan silaturahmi dan sharing informasi ke Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), 16/06/2022. |
Haisawit - Organisasi para planter dari beragam industri, yaitu Indonesian Planters Society (IPS) memiliki berbagai program untuk mendukung produktivitas sawit antara lain Promosi Sawit melalui dengan kegiatan Seminar, Talk Show, Workshop, Youtube & berita positif sawit, serta Pendampingan PSR (teknis replanting & budidaya sawit), dan Sertifikasi Profesi Pekerja Sawit dan Pembinaan UMKM Sawit. Program ini lahir sebagai respon atas berbagai dinamika yang terjadi belakangan ini di bidang kelapa sawit.
Terkait dengan hal ini, pengurus IPS melakukan silaturahmi dan sharing informasi ke Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) pada tanggal 16 Juni 2022. Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan IPS yang ikut serta yaitu Jamalul (Ketua Umum), Ronald Marpaung (Sekjen), Darus Salam (Ketua DPP), dan Gema (Ketua DPP). Kehadiran pimpinan IPS diterima langsung oleh Pimpinan BPDPKS, Eddy Abdurachman (Direktur Utama), Kabul Wijayanto (Direktur Perencanaan & Pengelolaan), dan Sunari (Direktur Penghimpunan Dana).
Dalam pertemua tersebut Ketua Umum IPS, Jamalul, menyampaikan Program IPS untuk mendukung sawit, yaitu IPS memiliki program Promosi Sawit seperti kegiatan Seminar, Talk Show, Workshop, Youtube & berita positif sawit.
Selain itu, IPS akan melakukan pendampingan PSR seperti teknis replanting & budidaya sawit, serta Sertifikasi Profesi Pekerja Sawit dan Pembinaan UMKM Sawit.
"IPS memiliki program Promosi Sawit, Pendampingan PSR seperti teknis replanting & budidaya sawit, dan Sertifikasi Profesi Pekerja Sawit dan Pembinaan UMKM Sawit," kata Jamalul.
Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurachman menyambut baik program-program dari IPS mengingat sejalan dengan program yang ada di BPDPKS.
"Promosi sawit BAIK perlu dilakukan secara terus menerus agar produksi Kelapa Sawit bisa diterima di semua negara dan juga ada kaitannya dengan persaingan bisnis minyak nabati terutama kedelai & biji bunga matahari. Program UMKM, BPDPKS sangat mendukung dan selama ini sudah berjalan seperti Batik Sawit, produk makanan dari sawit dan kegiatan UMKM ini harus melibatkan berbagai Instansi," ungkap Bapak Eddy Abdurachman.
Selain itu, Direktur Perencanaan & Pengelolaan sekaligus Plt. Direktur Kemitraan, Kabul, pun sangat mendukung program IPS khususnya kemitraan dan promosi sawit BAIK terutama kaitannya dengan peningkatan produktivitas sawit.
Terkait problem CPO saat ini terjadi, dengan adanya program Flush Out diharapkan bisa mempercepat ekspor CPO sehingga tangki penyimpanan CPO di Pabrik Kelapa Sawit yang saat ini penuh dapat kosong kembali.
 |
| Foto bersama Pimpinan DPP IPS & BPDPKS |
Pada pertemuan tersebut, Darus Salam & Ronald Marpaung menyampaikan terkait replanting sawit rakyat perlu adanya pendampingan khusus teknis replanting dan cara budidaya sawit yang baik (penerapan Best Management Practices /Good Agricultural Practices) serta penggunaan bibit unggul, jika replanting tidak dilakukan dengan benar mulai dari penumbangan, gali & tutup lobang, chipping, rumpuk sampai dengan tanam maka akan berdampak pada performance tanaman sawit dan bibit unggul pastinya akan berpengaruh terhadap produksi yang akan diperoleh, ungkap
Pada akhir diskusi, Jamalul berharap IPS dan BPDPKS bisa melakukan kerjasama dan bermitra dalam merealisasi program yang telah dibuat oleh masing-masing pihak, hal ini demi memajukan kelapa sawit Indonesia ke arah yang lebih baik. Dirut BPDPKS menyambut baik harapan tersebut dan bisa berkomunikasi lebih lanjut ke para Direktur dan Kadiv dalam merealisasikan program IPS.
Sebagai Informasi, Indonesian Planters Society (IPS) adalah organisasi Profesi para Planters Indonesia yang telah berbadan hukum dengan SK Menkumham RI Nomor AHU-0007108.AH.01.07 Tahun 2018 Tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan INDONESIAN PLANTERS SOCIETY.