SAWIT BEBAS: UNHAS
Tampilkan postingan dengan label UNHAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UNHAS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Mei 2022

Universitas Hasanuddin Merancang Sarjana Terapan Kelapa Sawit di Luwu Raya, BPDPKS Menyambut Baik

BPDPKS menyambut baik rencana pendirian sekolah vokasi kelapa sawit Universitas Hasanuddin di Luwu Raya (Foto Mahasiswa Unhas - Sumber: identitasunhas.com)

Haisawit Medianet - Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar sedang mempersiapkan pendirian sekolah vokasi Program Studi Sarjanan Terapan Kelapa Sawit di Luwu Raya, Sulawesi Selatan.

Wakil Dekan I Fakultas Pertanian UNHAS, Hatta Jamil, menyebutkan bahwa UNHAS sangat memimpikan ada vokasi sawit di Sulawesi Selatan karena potensinya cukup besar.

"Kami sangat memimpikan ada vokasi sawit di Sulawesi Selatan karena potensinya cukup besar," kata Hatta dalam acara Sosialisasi Seleksi Lembaga Pendidikan Pengembanagan SDM Perkebunan Kelapa Sawit, yang diselenggarakan oleh BPDPKS secara daring (Rabu, 11 Mei 2022).

Disebutkan Hatta bahwa berdasarkan hasil diskusi dengan ketua APKASINDO Sulawesi Selatan, potensi siswa Sumber Daya Manusia bisa bergaung di Perkebunan Kelapa Sawit sangat besar di Sulawesi seperti di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.

"Kalau data yang ada sekarang ini jumlah petani (petani kelapa sawit) di Sulawesi Selatan kurang lebih 17.131 dan 11.672 tenaga kerja," lebih lanjut ditegaskan oleh Hatta.

Untuk rencana pendirian sekolah vokasi sawit di Sulawesi Selatan terletak di Luwu. Disebutkan Hatta bahwa berdasarkan data yang ada di Luwu-lah pusat kelapa sawit untuk Sulawesi Selatan.

Rencana UNHAS untuk mendirikan Program Studi Vokasi Kelapa Sawit disambut baik oleh Arfie Thahar, Kepala Divisi program Pelayanan Direktorat Penyaluran Dana BPDPKS).

"Anak-anak yang dari Sulawesi, Maluku, Papua harus didatangkan ke Jogja, atau ke Medan, atau ke Riau untuk bersekolah (kuliah jurusan kelapa sawit) karena mungkin di wilayanya belum ada sekolah sawitnya," uja Arfie.

Menurut Arfie selama ini anak-anak petani kelapa sawit dari Sulawesi, Maluku, dan Papua harus didatangkan ke Jogja, Medan, dan Riau. Jadi kalau rencana pendirian Sekolah Vokasi Sawit di Sulawesi terlaksana berarti anak-anak tidak perlu jauh-jauh dan bisa kuliah di UNHAS.

Sebagai informasi, Universitas Hasanuddin disingkat UNHAS, merupakan sebuah perguruan tinggi negeri di kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan  yang berdiri pada 10 September 1956.

Rabu, 18 Mei 2022

Kuliah Sawit di Sulawesi, UNHAS Sudah Membentuk Tim Pendirian Sarjana Terapan Kelapa Sawit

Potensi SDM Kelapa Sawit di Sulawesi Cukup Besar, UNHAS akan Mendirikan Sekolah Vokasi Program Studi Sarjana Terapan Sawit

Haisawit Medianet - Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar melalui Wakil Dekan I Fakultas Pertanian, Hatta Jamil, menyampaikan rencana pendirian Sarjana Terapan Kelapa Sawit di Luwu, Sulawesi Selatan. Rencana tersebut disampaikan dalam acara Sosialisasi Seleksi Lembaga Pendidikan Pengembanagan SDM Perkebunan Kelapa Sawit, yang diselenggarakan oleh BPDPKS secara daring (Rabu, 11 Mei 2022).

Rencana pendirian Sarjanan Terapan Kelapa Sawit oleh UNHAS bukan tanpa alasan. Disebutkan Hatta, berdasarkan hasil diskusi dengan ketua APKASINDO Sulawesi Selatan, potensi siswa Sumber Daya Manusia bisa bergaung di Perkebunan Kelapa Sawit sangat besar di Sulawesi khususnya di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.

Baca Juga:

"Kami sangat memimpikan ada vokasi sawit di Sulawesi Selatan karena potensinya cukup besar," ujar Hatta.

"Kalau data yang ada sekarang ini jumlah petani (petani kelapa sawit) di Sulawesi Selatan kurang lebih 17.131 dan 11.672 tenaga kerja," lebih lanjut ditegaskan oleh Hatta.

UNHAS juga menginginkan ada MoU dengan APKASINDO untuk pendirian Program Studi Sarjana Terapan Sawit di Luwu Raya. Disebutkan Hatta, berdasarkan data yang ada di Luwu-lah pusat kelapa sawit untuk Sulawesi Selatan.

Rencana UNHAS untuk mendirikan Program Studi Vokasi Kelapa Sawit disambut baik oleh Arfie Thahar, Kepala Divisi program Pelayanan Direktorat Penyaluran Dana BPDPKS).

Dalam acara yang sama, Baginda Siagian, Direktur Perlindungan Perkebunan Ditjen Perkebunan, Kementerian Pertanian juga menginformasikan bahwa pada tahun 2022 ini Luwu Timur dan Luwu Utara sudah masuk dalam alokasi untuk pelatihan (pelatihan kelapa sawit).

Sebagai informasi, Universitas Hasanuddin disingkat UNHAS, merupakan sebuah perguruan tinggi negeri di kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan  yang berdiri pada 10 September 1956. Sebelumnya merupakan Fakultas Ekonomi cabang Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Jakarta berdasarkan keputusan Letnan Jenderal Gubernur Pemerintah Hindia Belanda Nomor 127 tanggal 23 Juli 1947.

Sabtu, 28 Agustus 2021

Mahasiswa Universitas Hasanuddin Makassar Meraih Juara 1 Lomba Riset Sawit BPDPKS Tahun 2021

Haisawit, Final Lomba Riset SawitBadan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) merupakan badan pengelola dana perkebunan yang didirikan sebagai perwujudan amanah dari Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2015 tentang Penghimpunan Dana Perkebunan Kelapa Sawit yang bertugas untuk melakukan penghimpunan dana untuk mendorong pengembangan perkebunan kelapa sawit. Salah satu penggunaan dari dana yang dihimpun tersebut adalah penelitian dan pengembangan perkebunan kelapa sawit.

Tahun 2021, BPDPKS menyelenggarakan Program dan Lomba Riset Sawit Tingkat Mahasiswa yang merupakan wahana yang memberikan kesempatan bagi para mahasiwa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengaplikasikan ilmu-ilmu yang telah diperoleh menjadi lebih aplikatif dalam bentuk penelitian untuk mewujudkan sawit Indonesia yang berkelanjutan.

Lomba ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi dan sebanyak 52 (lima puluh dua) judul proposal yang dinyatakan dan layak untuk dipresentasikan dan dinilai untuk memasuki tahap selanjutnya.

Dari 52 proposal kemudian dikerucutkan lagi menjadi 10 proposal yang dinyatakan layak memasuki Final Lomba Riset Sawit Tingkat Mahasiswa Tahun 2021, "Peran Generasi Muda dalam Penguatan Riset dan Inovasi di Indonesia". Final diselenggarakan dari tanggal 26 s.d 27 Agustus 2021, pkl. 08.00 - 17.30 WIB, dan Livestreaming di Youtube BPDP Sawit.

Dikutip dari ig @bpdpkelapasawit, dari 10 tim peserta yang masuk final, yang berhasil menjadi pemenang sebagai berikut:

1. JUARA ICindy Kristina Enggi dan Tim Universitas Hasanuddin, dengan judul penelitian "Inovasi Formula Modern Kombinasi Dispersi Padat-Floating Gel In-Situ dari Senyawa Karotenoid Minyak Kelapa Sawit Sebagai Kandidat Immunostimulan dan Antioksodan."

2. JUARA II: Wahida Annisa Ermadayanti dan Tim Insitut Teknologi Sepuluh November, dengan judul penelitian "Delignifikasi Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Aplikasinya sebagai Support Elektrokatalisis pada Baterai."

3. JUARA III: Fiqri Apriansyah dan Tim Universitas Sebelas Maret, dengan judul penelitian "Pengembangan Biomaterial Pengantar Obat Berbasis Porous Cellulose Terfungsionalisasi dari Limbah Tanda Kosong Kelapa Sawit."

Sumber: ig @bpdpkelapasawit

Pendidikan

Seminar

Perusahaan Kelapa Sawit