SAWIT BEBAS: Helm Sawit
Tampilkan postingan dengan label Helm Sawit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Helm Sawit. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Januari 2022

Helm Sawit, Dosen IPB Ciptakan Helm Sawit Berstandar SNI

Haisawit - Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peran besar dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Kelapa sawit sebenarnya bukan tumbuhan asli Indonesia melainkan berasal dari Afrika yang dibawah oleh Belanda 4 biji ke Indonesia dan ditanam di Kebun Raya Bogor tahun 1848. Bermula dari itu, tahun 1910 kelapa sawit mulai dibudidayakan secara komersial dan meluas di Pulau Sumatera.

Hingga saat ini Indonesia menjadi penghasil kelapa sawit terbesar di dunia. Bahkan ditengah pandemi Covid 19 industri kelapa sawit tetap konsisten memberikan dampak positif bagi perekonomian Nasional. Selain itu, dilansir dari ekon.go.id, industri ini telah menyediakan lapangan pekerjaan sebesar 16 juta tenaga kerja baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kegunaan kelapa sawit selain menjadi bahan baku minyak masak, juga pemanfaatan produk turunannya di berbagai sektor industri sangat dibutuhkan. Bahkan limbah yang dihasilkan bisa dimanfaatkan lebih lanjut hingga berbagai produk baru bisa diciptakan yang berbahan dasar dari kelapa sawit.

Dosen IPB Ciptakan Helm Sawit Berstandar SNI

Peneliti Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. Siti Nikmatin, M.Si. mengembangkan helm ramah lingkungan berbahan dasar limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Dr. Siti Nikmatin, M.Si. mengolah limbah tandan kosong kelapa sawit menjadi serat yang menjadi bahan baku pembuatan helm.

Sesuai dengan bahannya maka produk ini dinamai Green Composit Helmet. Kelebihan helm tandan kelapa sawit ini dibandingkan helm yang beredar saat ini terletak pada seratnya yang berfungsi untuk menyerap tumbukan yang terjadi ketika terjadi kecelakaan. Harapannya, energi tumbukan ini tidak langsung mengenai kepala pengguna, namun diserap serat terlebih dahulu, sehingga energi tumbukan kecil dan kepala lebih terlindungi. Selain itu helm SNI yang ada saat ini belum memiliki serat dalam bahannya.

Dilansir dari laman IPB, inovasi helm limbah tandan kelapa sawit ini mengantarkan Dr. Siti Nikmatin, M.Si. meraih berbagai apresiasi dan penghargaan berikut ini:

1. Inovasi Pertama di Indonseia
    • Terdaftar Paten No. P00201609159
    • Terdaftar Merk No. D002017041221
2. Produk Ramah Lingkungan
    • Cangkang Helm Terbuat dari Biokomposit (Plastik ABS dan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit)
3. Kekuatan Impact Tinggi
    • Meredam Energi Tumbukan Akibat Benturan
    • Mengurangi Risiko Cedera Kepala
    • Lolos Pengujian Standar SNI 1881-2007/Amd1:2010
4. Ringan

5. Penghargaan
    • Anugerah Inovasi Jawa Barat 2016
    • 108 Inovasi Indonesia 2016 (BIC)
    • Juara 1 Gelar Inovasi Daerah Kab.Bogor 2017
    • 10 Start-up Unggulan, Terobosan Inovasi Indonesia 2017 (Kemenristekdikti)
    • Awardee UN Environment’s Asia-Pasific Low-Carbon Lifestyles Challenge 2018
Helm dari Serat Sawit - @haisawit

Pendidikan

Seminar

Perusahaan Kelapa Sawit