SAWIT BEBAS: Beasiswa BPDPKS
Tampilkan postingan dengan label Beasiswa BPDPKS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beasiswa BPDPKS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Mei 2023

PENGUMUMAN PENDAFTARAN BEASISWA KELAPA SAWIT BPDPKS 2023


Podcast tanya-tanya Langsung dengan yang sudah lolos beasiswa SDM BPDPKS yuk simak vidionya di link berikut ini :





PENGUMUMAN PENDAFTARAN BEASISWA PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TAHUN 2023

Direktorat Jenderal Perkebunan dengan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola 
Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mengundang:

- Pekebun kelapa sawit dan Keluarga (Anak/Istri/Suami) pekebun kelapa sawit, 
- Karyawan/Pekerja pada usaha budidaya dan/atau pengolahan hasil Perkebunan 
Kelapa Sawit, 
- Keluarga (Anak/Istri/Suami) Karyawan/Pekerja pada usaha budidaya dan/atau 
pengolahan hasil Perkebunan Kelapa Sawit
- Pengurus/Anggota Koperasi/Lembaga yang bergerak dalam bidang 
perkelapasawitan.
- Aparatur Sipil Negara (ASN)/Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 
yang bertugas dalam bidang perkelapa sawitan.

Untuk mengikuti Seleksi Nasional Beasiswa Pendidikan Tinggi Vokasi (DI, DII, DIII dan DIV) dan Akademik (Strata 1) Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2023.
Pendaftaran beasiswa akan dilaksanakan secara daring (online) dengan alamat website: 
https://beasiswasdmsawit.id/, dengan persyaratan sebagai berikut:

A. Jalur Pekebun dan Keluarga Pekebun Kelapa Sawit
1. Foto ukuran 4x6 dengan Latar Belakang Biru.
2. Usia maksimal 23 Tahun (Per 19 Juni 2023)
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Keterangan Domisili.
4. Kartu Keluarga (KK).
5. Akta Kelahiran/Surat Keterangan Lahir
6. Surat Keterangan Sehat dan Buta Warna dari Fasilitas Kesehatan Resmi, 
ditandatangani oleh dokter dengan masa berlaku 2 (dua) bulan sejak mendaftar.
7. Rapor/Laporan Hasil Penilaian Siswa atau Laporan Akhir Sekolah dari Semester 
1 (satu) sampai 5 (lima) dengan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 7 (tujuh). Bagi peserta dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 6 (enam).
8. Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) Sekolah Menengah Umum/Kejuruan atau Ijazah Pendidikan Diploma bagi yang telah lulus program diploma.
9. Surat Keterangan Tidak Mampu/SKTM (Optional/Jika Ada).
10.Legalitas lahan kelapa sawit berupa dokumen penguasaan tanah dengan 
maksimal 4 ha per kepala keluarga yang dibuktikan dengan Sertipikat Hak Milik (SHM), dalam hal Pekebun tidak memiliki SHM dokumen penguasaan tanah dibuktikan dengan surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah atau dasar penguasaan atas tanah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang agraria/pertanahan dan tata ruang (Format terlampir) atau legalitas usaha perkebunan yang dibuktikan dengan Surat Tanda Daftar Budi daya (STDB) dengan luas lahan maksimal 4 ha.
Dalam hal dokumen penguasaan tanah berbeda dengan identitas Pekebun, 
dokumen penguasaan tanah dilengkapi dengan surat keterangan dari kepala desa atau yang disebut dengan nama lain. (Format terlampir).
11.Surat Keterangan Tergabung dalam Kelompok Tani/Gabungan Kelompok 
Tani/Koperasi/Asosiasi/Lembaga yang bergerak dalam Perkelapasawitan (Format terlampir). Jika tidak/belum tergabung dalam Poktan, Gapoktan, Koperasi atau Asosiasi/Lembaga yang bergerak dalam perkelapasawitan dibuktikan dengan surat pernyataan bermeterai cukup yang diketahui oleh Kepala Desa/Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)/Camat/Bupati/Wali Kota (Format terlampir).
12.Surat Pernyataan bahwa bersedia mengelola kelembagaan Pekebun sendiri atau kelembagaan Pekebun lain atau bekerja pada industri kelapa sawit setelah menyelesaikan pendidikan atau sebagai petugas pendamping atau fasilitator desa (Format terlampir).
13.Surat Pernyataan kesediaan orang tua/wali/istri/suami calon peserta untuk memberikan izin mengikuti pendidikan pada program beasiswa pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit (Format terlampir).
14.Surat Pernyataan jika calon peserta yang sudah dinyatakan diterima 
mengundurkan diri, tidak dapat mengikuti proses pendaftaran seleksi beasiswa kelapa sawit selama 1 (satu) tahun ke depan (Format terlampir).
15.Surat pernyataan bahwa calon penerima beasiswa tidak sedang menempuh perkuliaahan baik dengan biaya sendiri, dana dari BPDPKS atau sumber pembiayaan lainnya (Format Terlampir).

B. Jalur Karyawan/Pekerja pada Usaha Budidaya dan/atau Pengolahan Hasil 
Perkebunan Kelapa Sawit
1. Foto ukuran 4x6 dengan Latar Belakang Biru.
2. Usia maksimal 23 Tahun (Per 19 Juni 2023)
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Keterangan Domisili.
4. Kartu Keluarga (KK).
5. Surat Keterangan Sehat dan Buta Warna dari Fasilitas Kesehatan Resmi, 
ditandatangani oleh dokter dengan masa berlaku 2 (dua) bulan sejak mendaftar.
6. Rapor/Laporan Hasil Penilaian Siswa atau Laporan Akhir Sekolah dari Semester 1 (satu) sampai 5 (lima) dengan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 7 (tujuh). Bagi peserta dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 6 (enam).
7. Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) Sekolah Menengah Umum/Kejuruan atau ijazah Pendidikan Diploma bagi yang telah lulus program diploma.
8. Surat Keterangan Tidak Mampu/SKTM (Optional/Jika Ada).
9. Bagi Karyawan/Pekerja pada usaha budidaya dan/atau pengolahan hasil 
Perkebunan Kelapa Sawit, dilengkapi dengan:
a) Surat Keterangan dari pimpinan unit kerja atau pemilik usaha budidaya dan atau pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit yang menyatakan bahwa yang bersangkutran telah bekerja minimal selama 2 tahun (Format terlampir);
b) Surat Izin Belajar dari atasan langsung (Format Terlampir)
10. Bagi Pekerja dengan Upah Harian atau Borongan dilengkapi surat keterangan dari pemilik usaha budidaya dan/atau pengolahan hasil Perkebunan Kelapa Sawit dan diketahui oleh Kepala Desa (Format terlampir).
11. Surat Pernyataan bahwa bersedia mengelola kelembagaan Pekebun sendiri atau kelembagaan Pekebun lain atau bekerja pada industri kelapa sawit setelah menyelesaikan pendidikan atau sebagai petugas pendamping atau fasilitator desa (Format terlampir).
12. Surat Pernyataan kesediaan orang tua/wali/istri/suami calon peserta untuk memberikan izin mengikuti pendidikan pada program beasiswa pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit (Format terlampir).
13. Surat Pernyataan jika calon peserta yang sudah dinyatakan diterima 
mengundurkan diri, tidak dapat mengikuti proses pendaftaran seleksi beasiswa kelapa sawit selama 1 (satu) tahun ke depan (Format terlampir).
14. Surat pernyataan bahwa calon penerima beasiswa tidak sedang menempuh perkuliaahan baik dengan biaya sendiri, dana dari BPDPKS atau sumber pembiayaan lainnya (Format Terlampir).

C. Jalur Keluarga Karyawan/Pekerja pada Usaha Budidaya dan/atau Pengolahan Hasil Perkebunan Kelapa Sawit
1. Foto ukuran 4x6 dengan Latar Belakang Biru.
2. Usia maksimal 23 Tahun (Per 19 Juni 2023)
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Keterangan Domisili.
4. Kartu Keluarga (KK).
5. Akta Kelahiran/Surat Keterangan Lahir
6. Surat Keterangan Sehat dan Buta Warna dari Fasilitas Kesehatan Resmi, 
ditandatangani oleh dokter dengan masa berlaku 2 (dua) bulan sejak mendaftar.
7. Rapor/Laporan Hasil Penilaian Siswa atau Laporan Akhir Sekolah dari Semester 1 (satu) sampai 5 (lima) dengan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 7 (tujuh). Bagi peserta dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 6 (enam).
8. Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) Sekolah Menengah Umum/Kejuruan atau Ijazah Pendidikan Diploma bagi yang telah lulus program diploma.
9. Surat Keterangan Tidak Mampu/SKTM (Optional/Jika Ada).
10. Bagi orang tua peserta yang bekerja pada usaha budidaya dan/atau pengolahan hasil Perkebunan Kelapa Sawit, dilengkapi dengan Surat Keterangan dari pimpinan unit kerja atau pemilik usaha budidaya dan atau pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit yang menyatakan bahwa yang orang tua calon peserta telah bekerja minimal selama 2 tahun (Format terlampir);
11. Bagi orang tua peserta yang bekerja dengan Upah Harian atau Borongan 
dilengkapi surat keterangan dari pemilik usaha budidaya dan/atau pengolahan hasil Perkebunan Kelapa Sawit dan diketahui oleh Kepala Desa yang menyatakan telah bekerja minimal 2 (dua) tahun (Format terlampir).
12.Surat Pernyataan bahwa bersedia mengelola kelembagaan Pekebun sendiri atau kelembagaan Pekebun lain atau bekerja pada industri kelapa sawit setelah menyelesaikan pendidikan atau sebagai petugas pendamping atau fasilitator desa (Format terlampir).
13.Surat Pernyataan kesediaan orang tua/wali/istri/suami calon peserta untuk memberikan izin mengikuti pendidikan pada program beasiswa pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit (Format terlampir).
14. Surat Pernyataan jika calon peserta yang sudah dinyatakan diterima 
mengundurkan diri, tidak dapat mengikuti proses pendaftaran seleksi beasiswa kelapa sawit selama 1 (satu) tahun ke depan (Format terlampir).
15.Surat pernyataan bahwa calon penerima beasiswa tidak sedang menempuh perkuliaahan baik dengan biaya sendiri, dana dari BPDPKS atau sumber pembiayaan lainnya (Format Terlampir).

D. Jalur Pengurus, Anggota Koperasi atau Lembaga Yang Bergerak di Bidang 
Usaha Budi Daya, Pengolahan, dan/atau Jasa Perkebunan Kelapa Sawit
1. Foto ukuran 4x6 dengan Latar Belakang Biru.
2. Usia maksimal 23 Tahun (Per 19 Juni 2023)
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Keterangan Domisili.
4. Kartu Keluarga (KK).
5. Surat Keterangan Sehat dan Buta Warna dari Fasilitas Kesehatan Resmi, 
ditandatangani oleh dokter dengan masa berlaku 2 (dua) bulan sejak mendaftar.
6. Rapor/Laporan Hasil Penilaian Siswa atau Laporan Akhir Sekolah dari Semester 1 (satu) sampai 5 (lima) dengan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 7 (tujuh). Bagi peserta dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 6 (enam).
7. Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) Sekolah Menengah Umum/Kejuruan atau Ijazah Pendidikan Diploma bagi yang telah lulus program diploma.
8. Surat Keterangan Tidak Mampu/SKTM (Optional/Jika Ada).
9. Jika calon peserta adalah Pengurus/Anggota Koperasi/Lembaga yang bergerak di bidang usaha budi daya, pengolahan, dan/atau jasa perkebunan kelapa sawit dilengkapi dengan surat keterangan keanggotaan dari ketua atau kartu anggota Koperasi/Lembaga yang bergerak di bidang usaha budi daya, pengolahan, dan/atau jasa perkebunan kelapa sawit yang sudah menjadi anggota minimal 2 tahun (Format Terlampir).
10. Surat Pernyataan bahwa bersedia mengelola kelembagaan Pekebun sendiri atau kelembagaan Pekebun lain atau bekerja pada industri kelapa sawit setelah menyelesaikan pendidikan atau sebagai petugas pendamping atau fasilitator desa (Format terlampir).
11. Surat Pernyataan kesediaan orang tua/wali/istri/suami calon peserta untuk memberikan izin mengikuti pendidikan pada program beasiswa pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit (Format terlampir).
12. Surat Pernyataan jika calon peserta yang sudah dinyatakan diterima 
mengundurkan diri, tidak dapat mengikuti proses pendaftaran seleksi beasiswa kelapa sawit selama 1 (satu) tahun ke depan (Format terlampir).
13.Surat pernyataan bahwa calon penerima beasiswa tidak sedang menempuh perkuliaahan baik dengan biaya sendiri, dana dari BPDPKS atau sumber pembiayaan lainnya (Format Terlampir).

E. Jalur Aparatur Sipil Negara (ASN)/Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja 
(PPPK)
1. Foto ukuran 4x6 dengan Latar Belakang Biru.
2. Usia maksimal 23 Tahun (Per 19 Juni 2023)
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Keterangan Domisili.
4. Kartu Keluarga (KK).
5. Surat Keterangan Sehat dan Buta Warna dari Fasilitas Kesehatan Resmi, 
ditandatangani oleh dokter dengan masa berlaku 2 (dua) bulan sejak mendaftar.
6. Rapor/Laporan Hasil Penilaian Siswa atau Laporan Akhir Sekolah dari Semester 1 (satu) sampai 5 (lima) dengan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 7 (tujuh). Bagi peserta dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan nilai rata-rata minimal atau sama dengan 6 (enam).
7. Ijazah/Surat Keterangan Lulus (SKL) Sekolah Menengah Umum/Kejuruan atau Ijazah Pendidikan Diploma bagi yang telah lulus program diploma.
8. Surat Keterangan Tidak Mampu/SKTM (Optional/Jika Ada).
9. Surat Keputusan Pengangkatan ASN/PPPK.
10.Surat Penugasan di Unit Kerja yang Membidangi Perkebunan Kelapa Sawit.
11.Surat Izin Belajar.
12.Surat komitmen dari unit kerja asal untuk ditugaskan kembali setelah lulus pada bidang perkelapasawitan (Format Terlampir).
13.Surat Pernyataan bahwa bersedia mengelola kelembagaan Pekebun sendiri atau kelembagaan Pekebun lain atau bekerja pada industri kelapa sawit setelah menyelesaikan pendidikan atau sebagai petugas pendamping atau fasilitator desa (Format terlampir).
14.Surat Pernyataan kesediaan orang tua/wali/istri/suami calon peserta untuk memberikan izin mengikuti pendidikan pada program beasiswa pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit (Format terlampir).
15.Surat Pernyataan jika calon peserta yang sudah dinyatakan diterima 
mengundurkan diri, tidak dapat mengikuti proses pendaftaran seleksi beasiswa kelapa sawit selama 1 (satu) tahun ke depan (Format terlampir).
16.Surat pernyataan bahwa calon penerima beasiswa tidak sedang menempuh perkuliaahan baik dengan biaya sendiri, dana dari BPDPKS atau sumber pembiayaan lainnya (Format Terlampir).

Seluruh dokumen dipindai (scan) dengan format .pdf atau .jpg dengan ukuran setiap file maksimal 2 (dua) MB.


 

Senin, 26 September 2022

Management Trainee (MT Perkebunan Kelapa Sawit): Pengertian, Tugas dan tanggung jawabnya




Kamu mungkin pernah melihat beberapa perusahaan besar perkebunan kelapa sawit memajang lowongan kerja dengan posisi Management Trainee. Namun, tahukah kamu profesi seperti apa itu Management Trainee? Agar lebih paham, berikut ulasannya :

Bagi yang ingin mendengar langsung pengalaman dari lulusan MT terbaik di salah satu perusahaan besar di kalimantan, silahkan klik link berikut ini : 

Mengenal program Management Trainee

Management Trainee (MT) adalah bagian dari program perusahaan untuk lulusan baru yang tidak memiliki pengalaman, dimana mereka diberikan pelatihan yang tepat di setiap departemen/ Divisi perusahaan, lalu dievaluasi oleh pimpinan perusahaan seperrti manager atau general manager (setiap perusahaan berbeda usernya) dan ditempatkan di departemen/divisi yang mereka kuasai dan sesuai jurusan ataupun program yang di ambil.  

Tujuan adanya program ini yakni untuk menciptakan calon pimpinan-pimpinan baru di perusahaan dari berbagai bidang, seperti bidang agronomi/kebun, pengolahan hasil perkebunan/ pabrik, accounting HO/ KTU site dan lainnya. Beberapa orang kerap menyamakan Management Trainee (MT) dengan program magang pada umumnya. Padahal, program MT lebih sulit dan menantag dari magang. Pasalnya, akan ada banyak kejutan di dalamnya sehingga peserta harus bersiap dengan skills yang dimiliki sesuai bidangnya.

Selain itu, perbedaan magang dengan Management Trainee adalah mereka sudah secara sah menjadi bagian dari perusahaan. Sementara jika magang, peserta dapat dibilang masih menjadi “pihak luar” dari perusahaan. Management Trainee pun merupakan peran yang diakui di dalam organisasi perusahaan. Mereka adalah karyawan resmi, namun dalam peran, jenjang karier, dan gaji yang berbeda dengan karyawan pada umumnya.

Jika kamu berminat melamar sebagai Management Trainee, kamu juga perlu memahami bahwa perusahaan akan memiliki berbagai istilah yang berbeda. Seperti Basic Development Program, Primary Plantation Leadership Training (PKPP), MT MILL, MT LAPANGAN, MT ADMINISTRASI, MT INFRASTRUCTURE, MT WORKSHOP, MT CSR, MT HUMAN CAPITAL, MT SUTAINABLITY dan masih banyak lagi tergantung perusahaannya apa biasanya berbeda istilah saja.

Namun, jika diperhatikan, istilah-istilah dari Management Trainee memiliki kemiripan yang menekankan pada leadership dan development atau kepemimpinan dan pengembangan. Artinya, kamu akan dikembangkan dan dipersiapkan untuk menjadi pemimpin di perusahaan setelah menyelesaikan program Management Trainee

Tugas dan tanggung jawab dari posisi Management Trainee

Dalam kesehariannya, MT erat bekerja dengan asisten, askep dan manajer, lebih banyak dengan asisten karena asisten adalah mentor dan orang yang memberikan penilaian kepada mereka. 

Apalagi bila melihat tujuan dari program MT ini adalah untuk menciptakan asisten baru jadi pasti antara trainee dan asisten akan berkaitan satu sama lain. Maka dari itu, tugas dan tanggung jawab dari Management Trainee yaitu: 

  • - Mendukung asisten dengan berbagai macam tugas, seperti penetapan perencanaan, pelaporan dan pembuatan keputusan di lapangan.
  • - Memahami Standard Operational Procedure (SOP). 
  • - Membantu asisten dalam membuat evaluasi kinerja, seperti menulis laporan atau menganalisa data.
  • - Membantu bagian administratif. 
  • - Berpartisipasi dalam perencanaan strategis perusahaan. 
  • - Membiasakan diri dengan tugas-tugas berat yang diberikan (secara mental). 
  • - Melakukan riset/ improvement terkait cara meningkatkan produksi maupun keuntungan perusahaan dan menurunkan risiko.
  • - Membuat presentasi.
  • - Memantau hasil budget vs realisasi perusahaan. 

Persyaratan umum program Management Trainee 

Agar memudahkan kamu dalam mendapatkan kandidat peserta Management Trainee kamu perlu tahu kriteria yang tepat untuk posisi ini, seperti: 

  • - Usia Maksinal 24 Tahun
  • - Pendidikan D3/S1
  • - IPK minimal 2,87/3.00
  • - Siap Mental
  • - Bersedia mengikuti ikatan dinas
  • - Bersedia ditempatkan sesuai wilayah operational perusahaan

Benefit mengikuti Management Trainee

Banyak lulusan baru tertarik untuk mengikuti program MT di perusahaan karena dianggap bermanfaat bagi perkembangan karier mereka. Adapun manfaat mengikuti program Management Trainee adalah: 

1. Belajar banyak hal 

Saat menjalani MT, peserta akan belajar banyak hal dari beragam situasi dan masalah nyata di dunia kerja. Selain itu, peserta juga akan memiliki mentor yang membantu dalam mengambil keputusan, serta diperkenalkan pada aspek bisnis perusahaan. Meski mereka karyawan baru, mereka akan diberitahu mengenai semua aspek bisnis perusahaan mulai dari budget, perencanaan, operasional, realisasi, sampai cost perusahaan. 

2. Mudah dipromosikan 

Setelah program selesai dan berjalan dengan baik, maka di akhir program itu peserta akan lebih mudah dipromosikan untuk posisi yang strategis dalam pekerjaan tersebut. 

3. Semuanya di tanggung oleh perusahaan

Taukah kalian? di saat mengikuti MT/ Management Trainee, para peserta didik tidak akan mengeluarkan uang sepeserpun, kecuali untuk kebutuhan non Pokok seperti rokok dll. apa yang kita dapat? contoh
- Uang saku beragam tergantung perusahaannya, ada yang 2.5jt dan ada juga yang 4jt dll
- Makan di tanggung
- Pembelajaran Free
- Book Study Free
- dan masih banyak lagi

Memperkerjakan Management Trainee tidak hanya memberikan benefit pada peserta tapi juga perusahaan. Oleh karena itu, kamu perlu memerhatikan beberapa kriteria di atas demi mendapatkan kandidat yang tepat. 

    Beberapa Contoh Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit yang membuka MT Management Trainee

    1. SINAR MAS GROUP
    2. SAMPOERNA AGRO GROUP
    3. TRIPUTRA AGRO PERSADA
    4. ASTRA AGRO LESTARI
    5. CITRA BORNEO INDAH
    6. DAN MASIH BANYAK LAGI

    Salam Haisawitbebas
    Salam Planter

    haisawitbebas.com
    haisawitbebas.data.blog
    @haisawitbebas_1


    #loker #lokersawit #lowongan #lowongankerja #sawitbebas #haisawit #kelapasawit #planter #perkebunan #perkebunansawit #karier #career #perkebunankelapasawit #cpo #hiring #vacant #job #jobseekers #plantation #palmoil #oilpalm #karet #agronomi #agroteknologi #sumatera #kalimantan #sulawesi #papua #MT #Managementrainee #Managementraining #MTsawit #Freshgraduate



    Pendidikan

    Seminar

    Perusahaan Kelapa Sawit